Banyak pelaku usaha merespons kabar kenaikan biaya pendaftaran merek dengan kekhawatiran. Padahal, jika dibedah dari kacamata praktisi legalitas, PP Nomor 30 Tahun 2026 yang resmi menggantikan PP No. 45 Tahun 2024 bukan sekadar kenaikan tarif pemerintah, melainkan momentum efisiensi biaya (cost efficiency) yang perlu disikapi dengan strategi yang tepat.

Daftar Tarif PNBP Kekayaan Intelektual Terbaru (PP No. 30 Tahun 2026)

Pemerintah secara resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2026 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Regulasi baru ini menghadirkan skema pemisahan tarif yang sangat tegas antara Pemohon Umum (Perusahaan Besar/Non-UMK) dengan Usaha Mikro dan Kecil (UMK), serta angin segar bagi para kreator musik.

hD64A45tRg5W4Na1CcEJ9rVoD0Xg0SC7reEnZUln.png
Daftar Tarif PNBP Kekayaan Intelektual Terbaru (PP No. 30 Tahun 2026)
Berikut adalah perbandingan skema penyesuaian tarif PNBP Kekayaan Intelektual berdasarkan PP No. 30 Tahun 2026:
LRnp9wSEeZdVJFFkTgTHKHGf74RbjM9INuunsiNq.png
perbandingan skema penyesuaian tarif PNBP Kekayaan Intelektual berdasarkan PP No. 30 Tahun 2026

Mengapa Kenaikan Tarif Kategori Umum Justru Jadi Kabar Baik bagi Dunia Usaha?

Penyesuaian tarif PNBP untuk kategori umum merupakan langkah evaluasi pelaksanaan pendaftaran di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Kebijakan ini sebenarnya membawa dua dampak positif yang menguntungkan pelaku usaha serius:

1. Menekan Praktik Brand Squatting (Tengkulak Merek)
Biaya pendaftaran yang disesuaikan secara efektif menyaring pihak-pihak spekulatif yang sengaja mendaftarkan ratusan nama merek berprospek hanya untuk dijual kembali (speculative registration).

2. Mempercepat Proses Pemeriksaan Substantif di DJKI
Alokasi peningkatan PNBP difokuskan untuk otomatisasi sistem IT dan penambahan penilai merek (examiner) profesional. Hal ini menargetkan proses sertifikasi merek menjadi jauh lebih cepat dari standar waktu sebelumnya.

Bagi perusahaan yang rutin melakukan perlindungan aset tak berwujud, penyesuaian ini sebanding dengan jaminan kepastian hukum dan proteksi merek dagang yang lebih cepat dari risiko penyerobotan pihak lain.

Langkah Taktis Mengamankan Merek Tanpa Pembengkakan Anggaran

Melihat dinamika perubahan regulasi ini, ada tiga langkah nyata yang bisa diambil oleh pengusaha maupun tim legal internal untuk menekan pengeluaran bisnis:

1. Ajukan Permohonan Sebelum 1 Agustus 2026
Jika nama merek, logo, dan dokumen pendukung Anda sudah siap tetapi belum terdaftar, segera ajukan pendaftaran melalui layanan pendaftaran merek sebelum tanggal 1 Agustus 2026 untuk memanfaatkan skema tarif lama.

2. Maksimalkan Fasilitas Jalur Khusus Usaha Mikro dan Kecil
Pemerintah tetap memberikan perlindungan berupa subsidi tarif khusus untuk skala UMK. Pastikan legalitas bisnis Anda sudah terverifikasi dengan memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) atau melalui pendirian PT Perorangan untuk mendapatkan hak fasilitas ini.

3. Petakan Kelas Merek dan Aset Kekayaan Intelektual Lainnya Secara Presisi
Jangan mendaftarkan kelas barang atau jasa yang tidak relevan hanya untuk berjaga-jaga. Lakukan audit produk Anda seperti apakah membutuhkan pendaftaran merek, desain industri agar alokasi biaya perizinan tepat sasaran dan hemat biaya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Seputar PP No. 30 Tahun 2026 (FAQ)

1. Kapan PP Nomor 30 Tahun 2026 resmi berlaku?
PP No. 30 Tahun 2026 diundangkan secara resmi dan berlaku efektif mulai tanggal 1 Agustus 2026.

2. Apakah pendaftaran merek untuk UMKM ikut naik?
Tidak.
Tarif pendaftaran merek bagi Usaha Mikro dan Kecil (UMK) tetap mendapatkan fasilitas subsidi khusus, dengan syarat melampirkan Surat Keterangan UMK dan NIB RBA yang sesuai.

3. Bagaimana jika permohonan merek diajukan sebelum 1 Agustus 2026?
Seluruh permohonan yang masuk dan mendapatkan kode billing sebelum tanggal 1 Agustus 2026 masih memakai ketentuan regulasi tarif sebelumnya.

4. Apa syarat utama agar bisa mendaftar merek jalur fasilitas UMK?
Anda wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan skala usaha Mikro atau Kecil serta Surat Pernyataan UMK bermaterai sesuai format standar DJKI.

Mari Amankan Hak Atas Merek Bisnis Anda Bersama Kami

Pendaftaran merek bukan sekadar membayar PNBP ke negara, melainkan memastikan analisis penelusuran (brand search) dilakukan secara tepat agar permohonan Anda tidak ditolak oleh pemeriksa. Adanya perubahan tarif membuat risiko kegagalan daftar menjadi semakin merugikan.

Tim profesional kami siap membantu Anda melakukan analisis penelusuran merek, pemetaan kelas usaha, hingga kelengkapan perizinan usaha Anda secara efisien.

Ingin mengunci tarif lama sebelum 1 Agustus 2026 atau memanfaatkan fasilitas UMK?

Hubungi Konsultan Legalitas Awan Kusumaย via WhatsApp sekarang untuk konsultasi cepat, penawaran harga resmi, dan evaluasi penelusuran merek gratis.